Dalama rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka pemerintah harus melakukan sensus pertanian dengan sangat maksimal. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan hasil pangan petani melalui sensus pertanian. Karena adanya keluhan dari masyarakat tentang kesalahan pendataan sensus sebelumnya mengakibatkan tidak meratanya pendataan dibidang pertanian sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapatkan perhatian pemerintah.
            Kesalahan dalam perekrutan petugas sensus juga sangat berpengaruh pada pendataan sensus ekonomi,  sehingga banyak petugas sensus tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal. Berdasarkan analisa sistem perekrutan petugas sensus, selama ini tidak dilakukan secara terbuka dan kebanyakan hanya orang-orang dekat saja. Proses yang dilakukan ini sangat berakibat  bagi kelancaran dan ketepatan akan tugas yang dipikul oleh petugas sensus, sehingga sering terjadi kesalahan.
            Berdasarkan permasalahan diatas perlu perlu adanya sebuah sistem yang dapat membantu dalam proses seleksi calon petugas sensus, sehingga mendapatkan petugas yang layak dengan kriteria yang telah ditentukan dan berdasarkan perhitingan metode-metode yang digunakan dalam sebuah aplikasi. Dari permasalahan yang terjadi pada proses perekrutan Petugas Sensus, maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul ”Analisa Sistem Pendukung Keputusan Perekrutan Petugas Sensus Pertanian Kabupaten Bireuen Menggunakan Metode AHP dan SAW”.



A. Analisa Metode AHP dan SAW
1. Analisa Kriteria
            Dalam melakukan perhitungan metode AHP dan SAW, terlebih dahulu menentukan kriteria yang dibutuhkan untuk menentukan keputusan yang cepat dan mudah dalam Perekrutan Petugas Sensus Ekonomi, Adapun kriteria yang digunakan adalah sebagai berikut:
  1. Usia (Cost)
  2. Pendidikan (Benefit)
  3. Test Wawancara (Benefit)
  4. Test Tulis (Benefit)
  5. Pengalaman (Benefit)


            Berdasarkan kriteria diatas maka akan digunakan parameter untuk menentukan bobot dari kriteria. Bobot parameter untuk setiap kriteria adalah sebagai berikut:
1.      Kriteria Usia (K1)
            Parameter yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.1.
Tabel 3.1 Parameter Usia
No
Parameter
Nilai
1
 22=< Usia <25
1
2
27=< Usia <30
0.75
3
30=< Usia <32
0.5
4
32=< Usia <35
0.25
5
Usia >= 35
0
 Pendidikan (K2)
            Parameter yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.3.
Tabel 3.2 Parameter Pendidikan
No
Parameter
Nilai
1
S3
1
2
S2
0.75
3
S1
0.5
4
SMA
0.25
5
SMP
0

Test Wawancara(K3)
            Parameter yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.2.
Tabel 3.3 Parameter Kelengkapan Berkas
No
Parameter
Nilai
1
90-100
1
2
70-89
0.75
3
55-79
0.5
4
45-54
0.25
5
01-44
0

4.      Test Tulis (K4)
            Parameter yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.4.
Tabel 3.4 Parameter Test Tulis
No
Parameter
Nilai
1
90-100
1
2
70-89
0.75
3
55-69
0.5
4
45-54
0.25
5
01-44
0

Pengalaman (K5)
            Parameter yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.5.
Tabel 3.5 Parameter Pengalaman
No
Parameter
Nilai
1
4 Tahun atau Lebih
1
2
3 Tahun
0.75
3
2 Tahun
0.5
4
1 Tahun
0.25
5
0 Tahun
0

Proses ini dilakukan admin untuk proses data nilai kriteria dengan metode Analitical Hierarchy Procces (AHP). Jika nilai hasil matrik konsisten maka dapat dilanjutkan untuk perhitungan SAW. Proses data Nilai dengan Metode AHP dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Perekrutan Petugas Sensus Pertanian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Aplikasi dapat berjalan dengan sempurna sehingga memudahkan dalam proses penentuan keputusan.
  2. Metode Analitical Hierarchy Procces (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) yang di implementasikan pada aplikasi sesuai dengan perhitungan manual.
  3. Aplikasi dapat memberikan keputusan calon Pelamar terbaik berdasarkan penilaian yang sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan.
  4. Petugas dapat mencetak hasil perhitungan .

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Analisa SPK Perekrutan Petugas Sensus Pertanian Menggunakan Metode AHP dan SAW"

Post a Comment